Artikel

Seperti ini Proses Penggantian Bantalan Beton Rel Kereta Api

Di Indonesia, kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang paling sering digunakan oleh masyarakat. Meski banyak pilihan trasnportasi lainnya, tapi kereta api selalu memiliki daya tariknya sendiri. Tidak heran jika tiket kereta api khususnya saat mendekati momen Hari Raya atau libur panjang  cepat habis terjual sebelum waktunya.
 
 
Seperti sudah diketahui, pada dasar rel kereta api yang panjang membentang terdapat bantalan-bantalan yang menyangga guna mempertahankan laju kereta api agar tetap nyaman.  Bantalan kereta api ini harus diganti secara berkala Agar semakin tahu, yuk simak bagaimana proses penggantian bantalan beton rel kereta api!
  1. Pertama, pengait antara rel kereta api dan bantalan di bawahnya perlu dikendorkan terlebih dahulu. Oleh karena pengait yang digunakan di Indonesia merupakan jenis Pengait E-Clip, maka perlu menggunakan sebuah alat khusus.
  2. Setelah Pengait E-Clip dikendorkan, bagian rel yang ingin diganti bantalannya akan diangkat terpisah. Proses ini tidak dapat dilakukan sekaligus melainkan per bagian rel.
  3. Setelah bagian-bagian rel kereta api diangkat, bantalan lama yang ingin diganti dipindahkan dari jalur kereta dandigantikan dengan bantalan baru yang disusun secara rapi di bawahnya. Penyusunan bantalan baru ini juga tidak dapat dilakukan sembarangan. Ada hitungan khusus sehingga saat pemasangan kembali, rel kereta api tetap lurus dan tidak melengkung.
  4. Jika bantalan baru telah selesai disusun, selanjutnya rel kereta api yang  dilepas, disusun kembali sesuai urutannya. Perhatikan pula untuk memasang kembali semua komponen rel yang dikendorkan. 
  5. Terakhir, jangan lupa untuk meratakan batu kerikil di sekitar bantalan yang baru dipasangyang berfungsi meredam getaran yang dihasilkan saat rel dilintasi kereta api.
Oleh karena  prosesnya memang tidak mudah dan membutuhkan ketelitian, proses pergantian ini jelas membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Ini semua demi keamanan dan kenyamanan baik para penumpang maupun pekerja di lapangan.
 
 

 

« Artikel